Alpha, Sepeda Listrik Berbahan Bakar Hidrogen Asal Prancis

, , 1 Comment

Perkembangan teknologi energi terbarukan sudah cukup pesat. Di luar negeri, penggunaan energi terbarukan seperti panel surya, listrik dengan kincir dan energi berbahan dasar hidrogen sudah lumrah kita jumpai disana. Di Indonesia sendiri teknologi energi terbarukan sudah ada, namun masih sangat sedikit.

Beberapa kendaraan seperti pesawat, mobil dan motor sudah dibuat versi ramah lingkungan. Seperti kereta api Jerman bernama Coradia iLint. Kereta ini bergerak dengan bahan bakar hidrogen. Jadi sangat aman untuk lingkungan.

Baca juga: Kereta Berbahan Bakar Hidrogen Milik Jerman.

Tak mau kalah dengan kereta api milik Jerman, perusahaan start up asal Prancis, Pragma Industries juga membuat sepeda listrik berbahan bakar hidrogen yang diberi nama Alpha. Perusahaan telah memproduksi sebanyak 100 sepeda hidrogen tahun lalu, dan tahun ini akan memproduksi 150 unit untuk memenuhi permintaan dari Norwegia, Amerika Serikat, Spanyol, Italia dan Jerman.

Berikut ini penampakan sepeda Alpha dan beberapa keunggulan dibanding dengan sepeda listrik lainnya.

1. Pragma Industries menjadi perusahaan pertama dalam memproduksi sepeda listrik.

 
Pierre Forte (kanan), pendiri dan CEO Pragma Industries, dan Alexandre Blanc (kiri), direktur operasi, memeriksa sepeda Alpha, di pabrik Pragma Industries di Biarritz, Prancis, 15 Januari, 2018. reuters

Pragma Industries berlokasi di Biarritz, Prancis. Perusahaan ini menjadi yang pertama memproduksi dan menjual secara massal sepeda listrik berbahan bakar hidrogen. Perusahaan sejenis hanya baru pada tahap prototip. Awalnya perusahaan membuat sel bahan bakar untuk penggunaan militer. Kini perusahaan juga memproduksi sepeda listrik bertenaga hidrogen dan telah terjual sebanyak 60 sepeda ke berbagai kota di Prancis diantaranya Saint Lo, Cherbourg, Chambery dan Bayonne.

2. Harga yang ditawarkan untuk 1 unik sepeda sekitar 80 juta rupiah.

 

reuters

Sepeda Alpha dijual dengan harga sekitar 5000 euro hingga 7.500 euro ( 80 juta hingga 120 juta rupiah dengan kurs 1 euro = 16 ribu rupiah ). Untuk stasiun pengisisian  dipatok dengan harga 30.000 euro ( 480 juta rupiah dengan kurs 1 euro = 16 ribu rupiah ). Menurut kalian harga yang ditawarkan cukup terjangkau?

3. Alpha mampu menempuh jarak 100 km dan pengisian daya hanya perlu beberapa menit.

 


reuters

Sepeda Alpha mampu menempuh jarak sekitar 100 km dengan bahan bakar hidrogen sebanyak dua liter. Jarak ini hampir sama dengan jarak tempuh sepeda listrik lainnya, namun pengisian daya membutuhkan waktu lebih cepat hanya beberapa menit, sementara untuk mengisi daya sepeda listrik biasa memerlukan waktu berjam-jam. Hal ini karena sepeda listrik standar masih menggunakan arus listrik untuk mengisi daya sehingga proses yang diperlukan cukup lama. Bandingkan dengan Alpha yang untuk mengisi daya hanya perlu memasukkan hidrogen kedalam tabung, ini dapat dilakukan dalam hitungan menit. Dari segi energi juga hidrogen lebih unggul. Energi dalam 1 kilo hidrogen sekitar 600 kali lebih banyak daripada 1 kilo baterai lithium.

 

One Response

Leave a Reply