Peneliti Jepang Berhasil Membuat Pisang Dengan Kulit Yang Bisa Dimakan

, , 2 Comments

Kita tahu bahwa pisang merupakan buat yang tumbuh di daerah tropis. Namun saat ini di Jepang sudah mampu mengembangbiakan pohon pisang. Uniknya lagi buah bisang yang dihasilkan memiliki kulit yang dapat dimakan.

Para peneliti dari perusahaan D&T Farms yang berada dibalik otak pembuatan pisang dengan kulit yang dapat dimakan. Pisang in di Jepang memiliki nama tersendiri yakni disebut Pisang Mongee (diucapkan “mon-gay” dan “mongee” pengucapan ini berasal dari slang Okayama yang berarti “luar biasa”). Dengan adanya penemuan hebat ini, akan membuat penikmat pisang di Jepang jadi tidak perlu khawatir dengan sampah kulit pisang karena dapat dimakan seluruhnya (pisang dan kulitnya).

Pembuatan pisang Mongee yang dikembangkan oleh D&T Farms, sebenarnya dilatarbelakangi dari “hobi” manager pengembangan perusahaan yang bernama Setsuzo Tanaka. Dari sinilah awal mula perusahaan mulai serius untuk meneliti dan mengembangkan hingga berhasil sampai saat ini.

Penasaran seperti apa wujud pisang Mongee! Berikut ini wujud dan fakta unik tentang pisang Mongee.

1. Pisang Dibuat Menggunakan Teknik Yang Unik.

Peneliti Jepang Berhasil Membuat Pisang Dengan Kulit Yang Bisa DimakanPara ilmuwan di D&T Farms yang berlokasi di Prefektur Okayama telah melakukan eksperimen selama berbulan-bulan. Mereka menggunak metode “freeze thaw awakening,” metode ini dilakukan dengan menanam pohon pisang pada suhu dingin -76 derajat Fahrenheit (-60 derajat Celsius) yang kemudian menanam kembali pohon di lingkungan dengan peningkatan suhu hingga 80 derajat Fahrenheit. Perbedaan suhu yang sangat signifikan memaksa tanaman untuk melakukan proses pertumbuhan yang cepat. Sehingga menghasilkan pisang dengan kulit yang tidak matang sepenuhnya dan kulitnya menjadi lembut dan tipis.

2. Harga Lumayan Mahal Dan Persediaan Terbatas.

Peneliti Jepang Berhasil Membuat Pisang Dengan Kulit Yang Bisa DimakanPeminat pisang ini lumayan banyak. Ini karena keunikan yang tidak dimiliki oleh pisang lainnya. Untuk kalian yang ingin coba membelinya seperti harus antri. Pasalnya perusahaan yang memproduksi Mongee, D&T Farm, hanya menjual sebanyak 10 pisang per minggu. Harga yang ditawarkan pun lumayan mahal, untuk satu pisang dihargai sekitar 648 yen atau $ 5,75 (jika dalam rupiah sekitar Rp 75.000). Harga yang ditawarkan sepertinya cukup layak, mengingat untuk membudidayakannya diperlukan proses yang tidak sembarangan.

Baca juga:

3. Rasanya Mirip Nanas.

Peneliti Jepang Berhasil Membuat Pisang Dengan Kulit Yang Bisa DimakanPisang Mongee tumbuh di daerah yang memiliki iklim non-tropis. Ini mengakibatkan pisang terbebas dari hama yang membuatnya dapat tumbuh di lahan organik terbebas dari pestisida. Rasa dan kandungan gulanya juga agak berbeda. Menurut orang yang telah membeli dan memcobanya, mengatakan bahwa kulitnya sedikit berasa dan daging buahnya berasa seperti nanas. Kandungan kadar gula pada Mongee sebesar 24,8 gram, sedangakan buah pisang pada umumnya rata-rata memiliki kadungan gula sebesar 18,3 gram.

4. Kandungan gizinya juga tidak kalah.

Peneliti Jepang Berhasil Membuat Pisang Dengan Kulit Yang Bisa DimakanD&T pada situsnya mengklaim bahwa kulit Mongee mengandung vitamin B6, magnesium, dan triptofan yang sangat baik. Jadi kamu yang memakan kulitnya saja tetap mendapat manfaatnya.

 

2 Responses

Leave a Reply